Selasa, 10 April 2012

RESIKO

A. RESIKO 

Resiko merupakan informasi, kejadian, kerugian atau pekerjaan yang terjadi sebagai akibat dari keputusan yang diambil dalam kehidupan sehari-hari. resiko dapat bersifat pasti maupun tidak pasti. Kunci  untuk mengetahui seberapa besar resiko yang akan Anda hadapi adalah seberapa sempurna Anda mendapatkan informasi. Semakin sempurna Anda mendapatkan informasi, maka semakin akurat pula Anda mengetahui seberapa besar resikonya.

B. KLASIFIKASI RESIKO USAHA

1. Resiko murni
    Resiko murni adalah resiko yang menyebabkan kerugian dantidak mungkin  menimbulkan keuntungan. resiko murni terjadi karena ketidaksengajaan dan dapat dicegah.
Contoh :
a. Kerugian akibat kerusakan  mesin
b. kerugian akibat listrik mati
c. Kerugian akibat kebakaran gedung

2. Resiko Spekulatif
     Resikospekulatif adalah risiko yang diambil secara sengaja atau sadar oleh seorang wirausaha dan memiliki dua kemungkinan hasil, yaitu keuntungan atau kerugian.
Contoh: 
  • Membeli barang dengan menggunakan mata uang asing (misalnya Dolar Amerika). Bila nilai kurs dolar terhadap rupiah mengalami kenaikan, maka akan berdampak kerugian apabila Anda menjualnya kelak. Begitu juga sebaliknya.
  •  Membeli mobil tanpa diasuransikan mengandung resiko spekulatif yaitu bila mengalami musibah perusahaan akan mengalami kerugian. Namun bila tidak, perusahaan akan menghemat biaya asuransi yang tidak perlu dikeluarkan.
 Berdasarkan jenis dampaknya, resiko usaha bisa diklasifikasikan sebagai berikut.
  1. Resiko sistematik adalah resiko yang mempunyai dampak lebih kompleks dibanding resiko murni dan resiko spekulatif. Hal ini karena resiko yang timbul bisa berdampak ke bagian-bagian lain.
  2. Resiko Spesifik adalah resiko yang memiliki dampak khusus dan tidak dapat dihindari tetapi bisa diminimalisasi tingkat resikonya.
           








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar